Yudisium FKIP UNIS Jadi Momentum Lahirnya Generasi Pendidik dan Profesional Masa Depan
Mahasiswa terbaik FKIP UNIS pada Yudisium Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Pendidikan Bahasa Inggris Tahun 2026.
TANGERANG, 20 Agustus 2026 — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Syekh-Yusuf (FKIP UNIS) Tangerang kembali mencatatkan sejarah akademik dengan menggelar Yudisium Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Pendidikan Bahasa Inggris. Sebanyak 51 mahasiswa resmi dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh rangkaian proses pendidikan dan memenuhi berbagai persyaratan akademik yang telah ditetapkan.
Momentum yudisium tersebut menjadi momen penuh kebahagiaan dan kebanggaan bagi para lulusan, keluarga, dosen, serta seluruh civitas akademika FKIP UNIS. Tidak hanya menjadi tanda berakhirnya perjalanan akademik di tingkat sarjana, kegiatan ini juga menjadi awal bagi para lulusan untuk memasuki dunia pengabdian, profesionalisme, dan kontribusi nyata di masyarakat.
Pada kegiatan tersebut, FKIP UNIS juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa dengan capaian akademik terbaik. Dari Program Studi Pendidikan Ekonomi, lulusan terbaik diraih oleh Andhika Hemas Ramadhan, sementara dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris penghargaan lulusan terbaik diberikan kepada Siti Auliannisa.
Dekan FKIP UNIS, Dr. Imam Sudarmaji, menyampaikan sambutan pada Yudisium Sarjana FKIP UNIS.
Dekan FKIP UNIS: Yudisium Bukan Akhir, Tetapi Awal Perjuangan
Dekan FKIP UNIS, Dr. Imam Sudarmaji, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa yang telah berhasil melewati perjalanan panjang selama menempuh pendidikan.
Menurutnya, keberhasilan para mahasiswa mencapai tahap yudisium merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, perjuangan, serta dukungan dari berbagai pihak.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa yang hari ini berhasil menyelesaikan proses akademiknya. Keberhasilan ini merupakan hasil dari perjuangan, kerja keras, dan komitmen yang telah kalian lakukan selama berada di FKIP UNIS,” ungkap Imam.
Ia berpesan agar para lulusan tidak menjadikan yudisium dan wisuda sebagai akhir dari perjalanan, melainkan sebagai awal untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.
“Yudisium dan wisuda bukan akhir dari perjuangan, tetapi merupakan babak awal untuk terus berjuang. Setelah lulus, kalian akan menghadapi dunia yang lebih luas. Jadilah lulusan FKIP UNIS yang terus berkembang, membawa nama baik almamater, dan memberikan manfaat melalui ilmu yang telah diperoleh kepada masyarakat,” tambahnya.
Dr. Imam berharap seluruh lulusan mampu menjadi pribadi yang adaptif, kreatif, dan memiliki kepedulian sosial sehingga keberadaan mereka dapat memberikan kontribusi positif di berbagai bidang.
Andhika Hemas Ramadhan
Program Studi Pendidikan Ekonomi
Siti Auliannisa
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris
Pendidikan Ekonomi Dorong Alumni Tetap Berkontribusi untuk Almamater
Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi, Dr. Estu Niana Syamiya, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah berjuang hingga menyelesaikan pendidikan.
Ia mengingatkan bahwa setelah menjadi alumni, hubungan dengan almamater tidak berhenti begitu saja. Para lulusan diharapkan tetap memiliki rasa memiliki dan memberikan kontribusi bagi perkembangan Program Studi Pendidikan Ekonomi.
“Terima kasih sudah bersama-sama berjuang dan tetap semangat menyelesaikan seluruh proses pendidikan. Setelah lulus, jangan pernah melupakan almamater. Berikan yang terbaik untuk Pendidikan Ekonomi, baik melalui sumbangsih ilmu kepada adik-adik tingkat, memberikan pemikiran, maupun kontribusi nyata lainnya,” ujarnya.
Ia berharap para alumni dapat menjadi bagian dari perkembangan Pendidikan Ekonomi serta mampu membawa nilai-nilai akademik yang telah diperoleh selama berada di FKIP UNIS.
Pendidikan Bahasa Inggris Siapkan Lulusan Kreatif dan Berjiwa Edupreneur
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Khilda Shopia, M.Pd., menyampaikan kebanggaan yang mendalam terhadap seluruh lulusan tahun ini.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama masa studi dapat menjadi bekal bagi alumni untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat bangga kepada seluruh lulusan tahun ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat dan menjadi bekal untuk berkontribusi, baik dalam dunia pendidikan maupun bidang lainnya,” jelas Khilda.
Menurutnya, lulusan Pendidikan Bahasa Inggris memiliki peluang besar untuk berkembang tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai inovator dalam bidang pendidikan.
Ia mendorong para alumni untuk mengembangkan kreativitas dan jiwa edupreneurship, yaitu kemampuan menciptakan peluang usaha berbasis pendidikan.
“Lulusan Pendidikan Bahasa Inggris diharapkan mampu mengimplementasikan kemampuan yang dimiliki, termasuk mengembangkan edupreneurship sehingga mampu menciptakan peluang dan membuka lapangan kerja di bidang pendidikan bagi masyarakat,” tambahnya.
Pesan Inspiratif: Ikhtiar, Doa, dan Tawakal Menjadi Kunci Perjalanan
Dalam rangkaian acara tersebut, Dr. Dadang Saepuloh turut memberikan pesan motivasi kepada para lulusan saat menyampaikan pengumuman mahasiswa terbaik.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan dalam kehidupan tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga semangat perjuangan, doa, dan keyakinan kepada Allah SWT.
“Teruslah berusaha dan berikhtiar dalam setiap perjuangan. Jangan lupa iringi dengan doa. Jika ikhtiar dan doa sudah dilakukan secara optimal dan maksimal, maka selanjutnya serahkan hasilnya kepada Allah SWT dengan bertawakal,” pesannya.
Ia kemudian menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa berprestasi melalui sebuah pantun:
Pergi ke taman memetik melati,
Melati indah harum mewangi.
Selamat untuk insan berprestasi,
Mahasiswa terbaik FKIP UNIS, kebanggaan kami.
Akademik dan Organisasi Berjalan Beriringan
Wakil Dekan II FKIP UNIS, Dr. Nursanda Rizky Adhari, menyatakan bahwa selain fokus pada akademik, mahasiswa juga perlu aktif dalam organisasi.
“Mahasiswa selain harus fokus pada akademik, juga harus aktif pada organisasi.”
Menurutnya, pengalaman berorganisasi menjadi bagian penting dalam membentuk kemampuan mahasiswa di luar ruang perkuliahan. Organisasi memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar berkomunikasi, bekerja sama, memimpin, serta menjalankan tanggung jawab.
Contoh nyata dari keseimbangan tersebut terlihat pada dua mahasiswa terbaik FKIP UNIS tahun ini. Andhika Hemas Ramadhan dari Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Siti Auliannisa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris merupakan demisioner BEM FKIP UNIS. Keduanya menunjukkan bahwa aktivitas organisasi dapat berjalan beriringan dengan pencapaian akademik.
Melalui kegiatan yudisium ini, FKIP UNIS berharap para lulusan mampu menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kepedulian untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sebanyak 51 lulusan FKIP UNIS kini siap melanjutkan perjalanan baru dengan membawa ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai perjuangan yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di Universitas Islam Syekh-Yusuf Tangerang.
Selamat dan sukses kepada 51 lulusan FKIP UNIS.
Terus bertumbuh, terus berkarya, dan tetap membawa nama baik almamater dalam setiap langkah pengabdian dan perjalanan profesional.
Galeri Yudisium FKIP UNIS 2026
Rumah Calon Pendidik dan Edupreneur
Menguatkan kompetensi, membangun karakter, memperluas pengalaman, dan menyiapkan lulusan yang mampu memberikan kontribusi bagi pendidikan, dunia profesional, dan masyarakat.










