Belajar Membagi Waktu, Ratna Eli Sutanti Kembangkan Pengalaman Mengajar melalui Les Privat
Tangerang, 18 Maret 2019 — Menjalani perkuliahan sekaligus aktif bekerja dan mengembangkan usaha bukan hal yang mudah. Hal tersebut dijalani Ratna Eli Sutanti, mahasiswi tingkat akhir Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang.
Selain membantu pada bagian customer service UPT Humas dan Marketing UNIS, Ratna juga membuka les privat Bahasa Inggris di sekitar tempat tinggalnya. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari proses Ratna dalam mengembangkan pengalaman mengajar sekaligus belajar mengatur waktu di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa.
Bagi Ratna, mengajar bukan sekadar pekerjaan tambahan. Kegiatan tersebut berangkat dari ketertarikannya terhadap Bahasa Inggris sejak masih duduk di bangku sekolah dasar dan keinginannya untuk berbagi pengetahuan kepada anak-anak.
Kuliah, bekerja, dan mengajar menjadi ruang bagi Ratna untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
🇬🇧 Ketertarikan pada Bahasa Inggris Sejak Sekolah Dasar
Ketertarikan Ratna terhadap Bahasa Inggris telah tumbuh sejak ia masih duduk di kelas 1 sekolah dasar. Saat itu, ia mulai tertarik mendengarkan musik Barat dan menonton film berbahasa Inggris.
Perbedaan bahasa yang didengarnya membuat Ratna penasaran dan ingin mengetahui lebih jauh mengenai Bahasa Inggris. Ketertarikan tersebut kemudian didukung oleh orang tuanya dengan mengikutsertakan Ratna dalam kursus Bahasa Inggris.
Selama kurang lebih enam tahun mengikuti les Bahasa Inggris, ketertarikannya terhadap bahasa tersebut semakin berkembang. Seiring bertambahnya pemahaman, Ratna menyadari bahwa Bahasa Inggris memiliki peranan penting sebagai bahasa internasional.
“Dari mendengarkan musik Barat dan nonton film Barat, saya merasa bahasanya beda dengan Indonesia. Akhirnya Ratna semakin penasaran dan tertarik. Sekarang makin paham ternyata Bahasa Inggris penting karena bahasa internasional.”
— Ratna Eli Sutanti
👩🏫 Berawal dari Mengajar Anak di Sekitar Rumah
Ketertarikan terhadap dunia pendidikan kemudian membawa Ratna untuk mulai mendapatkan pengalaman mengajar. Ia mengawali karier sebagai guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di sekitar rumahnya.
Namun, karena harus membagi waktu dengan kegiatan perkuliahan dan aktivitas lainnya, Ratna menjalani profesi tersebut selama kurang lebih satu tahun.
Setelah itu, Ratna mulai memikirkan cara untuk memperoleh penghasilan sendiri sekaligus tetap menjalankan aktivitas yang sesuai dengan minatnya. Dari situlah muncul gagasan untuk membuka les privat di sekitar rumah pada pertengahan 2019.
“Aku mikir cari cara nambah penghasilan sendiri, dan kepikiran ngajar, lalu memutuskan untuk membuka les privat kecil-kecilan di sekitar rumah mulai pertengahan tahun 2019.”
— Ratna Eli Sutanti
📚 Mengembangkan Metode Belajar Sesuai Usia Siswa
Les privat yang diberikan Ratna berfokus pada pelajaran Bahasa Inggris. Namun, dalam perkembangannya, sejumlah orang tua juga meminta Ratna membantu anak-anak mereka belajar membaca dan berhitung.
Dalam mengajar, Ratna menyesuaikan metode pembelajaran dengan tingkat pendidikan dan karakteristik siswa. Menurutnya, setiap jenjang membutuhkan pendekatan yang berbeda agar materi dapat dipahami dengan lebih baik.
Untuk siswa SD kelas 1 dan 2, Ratna menggunakan pendekatan Fun Learning dan Physical Response. Pendekatan tersebut digunakan agar proses belajar terasa lebih menyenangkan sekaligus melibatkan aktivitas siswa.
Sementara itu, untuk siswa SD kelas 3 hingga kelas 6, Ratna menggunakan Direct Method agar siswa dapat mendalami materi dengan lebih jauh. Untuk siswa SMP, ia menerapkan Discovery Learning untuk melatih rasa ingin tahu siswa.
Fun Learning
Digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa.
Physical Response
Melibatkan respons dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran.
Direct Method
Digunakan untuk membantu siswa mendalami materi secara lebih jauh.
Discovery Learning
Mendorong rasa ingin tahu siswa melalui proses menemukan dan mengeksplorasi.
⏰ Belajar Mengatur Waktu di Tengah Kesibukan
Menjalankan les privat di tengah kesibukan sebagai mahasiswa membuat Ratna harus memiliki pengaturan waktu yang baik. Ia menjadwalkan kegiatan les pada malam hari selama tiga hari dalam seminggu.
Sementara itu, waktu pada akhir pekan juga dimanfaatkan untuk menjalankan kegiatan mengajar. Pembagian waktu tersebut dilakukan agar aktivitas mengajar tetap dapat berjalan tanpa mengganggu kewajiban Ratna sebagai mahasiswa.
Bagi Ratna, mengatur waktu bukan selalu hal yang mudah. Namun, kondisi tersebut justru menjadi bagian dari proses belajar untuk menjalankan beberapa tanggung jawab sekaligus.
“Kadang susah juga ngatur waktu. Tapi sambil belajar.”
— Ratna Eli Sutanti
🌱 Mengajar untuk Menambah Pengalaman dan Kemandirian
Bagi Ratna, kegiatan mengajar les privat memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar memperoleh penghasilan tambahan. Aktivitas tersebut menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman mengajar sekaligus meningkatkan keterampilan agar menjadi lebih baik.
Berinteraksi dengan siswa dari berbagai usia juga membuat Ratna memperoleh pengalaman dalam memahami karakter dan kebutuhan belajar anak. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi dirinya sebagai mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang ingin menekuni profesi sebagai guru.
Selain pengalaman dan keterampilan, kegiatan tersebut juga membantunya memperluas relasi serta memperoleh penghasilan sendiri untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang.
❤️ Senang Berbagi Ilmu dengan Anak-anak
Salah satu alasan Ratna tetap menikmati aktivitas mengajar adalah kecintaannya terhadap anak-anak. Ia merasa senang dapat berbagi ilmu sekaligus belajar bersama mereka.
Interaksi dengan anak-anak juga memberikan suasana tersendiri bagi Ratna. Canda, tawa, serta tingkah laku siswa menjadi bagian dari pengalaman mengajar yang membuatnya semakin menikmati profesi tersebut.
“Sebenernya aku suka banget sama anak-anak dan pengen banget berbagi ilmu yang aku punya buat mereka. Karena menurutku seru banget belajar bersama anak-anak, bisa bercanda tawa bareng. Ngeliat tingkahnya yang lucu buat aku senang banget.”
— Ratna Eli Sutanti
🎯 Mimpi Menjadi Guru Bahasa Inggris
Setelah menyelesaikan kuliah, Ratna memiliki keinginan untuk menjadi guru Bahasa Inggris. Pengalaman mengajar yang telah dijalani selama menjadi mahasiswa menjadi salah satu bekal untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
Ratna juga berencana untuk tetap melanjutkan kegiatan les privat yang telah dirintisnya. Bahkan, ia memiliki impian untuk membangun tempat les Bahasa Inggris sendiri pada suatu hari nanti.
Perjalanan Ratna menunjukkan bahwa pengalaman belajar tidak hanya diperoleh melalui ruang kelas. Melalui kegiatan mengajar, bekerja, dan berinteraksi dengan masyarakat, mahasiswa juga dapat mengembangkan keterampilan, kemandirian, serta pengalaman yang mendukung kesiapan mereka memasuki dunia profesional.
Perjalanan Ratna Eli Sutanti menjadi gambaran bahwa mahasiswa dapat terus berkembang melalui berbagai pengalaman di luar perkuliahan. Kuliah, bekerja, dan mengajar menjadi ruang bagi Ratna untuk belajar mengatur waktu sekaligus mengembangkan kompetensi.
Dengan ketertarikannya terhadap dunia pendidikan dan cita-cita menjadi guru Bahasa Inggris, pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Ratna dalam mempersiapkan diri sebagai calon pendidik yang mandiri, adaptif, dan senang berbagi ilmu.
Universitas Islam Syekh-Yusuf
Rumah Calon Pendidik dan Edupreneur