FKIP UNIS Jajaki Kerja Sama dengan UNJ untuk Perkuat Kurikulum OBE Pendidikan Ekonomi dan Bahasa Inggris
FKIP Universitas Islam Syekh-Yusuf menjajaki penguatan kerja sama akademik dengan Universitas Negeri Jakarta dalam pengembangan dan review kurikulum berbasis Outcome-Based Education.
JAKARTA, 12 Agustus 2026 — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Syekh-Yusuf (FKIP UNIS) Tangerang menjajaki penguatan kerja sama akademik dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui implementasi Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), khususnya dalam pengembangan dan review kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Program Studi Pendidikan Ekonomi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya FKIP UNIS dalam memastikan kurikulum yang diterapkan semakin relevan dengan perkembangan pendidikan, kebutuhan dunia kerja, transformasi digital, serta tantangan persaingan global.
Review kurikulum dilakukan bersama akademisi dan pakar dari program studi yang relevan di UNJ sebagai reviewer eksternal. Kehadiran reviewer eksternal menjadi bagian dari proses evaluasi dan benchmarking untuk memperluas perspektif FKIP UNIS dalam mengembangkan kurikulum yang semakin responsif terhadap kebutuhan masa depan.
Kurikulum OBE untuk calon pendidik yang kompeten, adaptif, inovatif, dan berjiwa edupreneur.
🌍 Pendidikan Bahasa Inggris Berorientasi Global
Prof. Ifan Iskandar, pakar Pendidikan Bahasa Inggris sekaligus Wakil Rektor I Universitas Negeri Jakarta, memberikan sejumlah masukan strategis terhadap pengembangan Kurikulum OBE Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNIS.
Ia menekankan bahwa kurikulum tidak hanya perlu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga harus mampu membentuk lulusan yang progresif, adaptif, serta memiliki daya saing pada tingkat internasional.
“Kurikulum OBE perlu diarahkan agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan pendidikan global. Dengan visi edupreneur, lulusan tidak hanya dipersiapkan untuk bekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang dan lapangan pekerjaan baru di bidang pendidikan, termasuk melalui platform pembelajaran digital yang saat ini terus berkembang.”
PROF. IFAN ISKANDAR
Penguatan konsep edupreneurship menjadi salah satu perhatian dalam review tersebut. Perkembangan teknologi pendidikan telah membuka ruang yang semakin luas bagi lulusan Pendidikan Bahasa Inggris untuk mengembangkan berbagai layanan pendidikan berbasis digital, seperti platform pembelajaran bahasa, kelas daring, pengembangan konten edukasi, hingga layanan pendidikan yang dapat menjangkau pasar nasional maupun internasional.
📊 Pendidikan Ekonomi Responsif terhadap Perubahan Global
Pada Program Studi Pendidikan Ekonomi, review eksternal dilakukan bersama Prof. Suparno. Dalam masukannya, ia menekankan pentingnya pengembangan kurikulum yang responsif terhadap perubahan struktur dan dinamika ekonomi global.
Lulusan Pendidikan Ekonomi dinilai perlu memiliki kemampuan untuk memahami sekaligus merespons berbagai perkembangan baru, terutama berkaitan dengan ekonomi digital, green economy, dan ekonomi kreatif.
“Perubahan ekonomi berlangsung sangat cepat. Karena itu, lulusan Pendidikan Ekonomi harus memiliki kepekaan terhadap transformasi ekonomi global, termasuk perkembangan ekonomi digital, ekonomi hijau, dan ekonomi kreatif. Hal tersebut perlu diterjemahkan secara nyata ke dalam kompetensi lulusan dan proses pembelajaran.”
PROF. SUPARNO
Masukan tersebut diharapkan dapat memperkuat arah pengembangan kurikulum Pendidikan Ekonomi FKIP UNIS sehingga tidak hanya berorientasi pada kompetensi sebagai pendidik, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan kewirausahaan, literasi ekonomi digital, kreativitas, serta kemampuan membaca perubahan lingkungan ekonomi.
Penguatan kurikulum dilakukan melalui dialog akademik dan pertukaran perspektif dengan reviewer eksternal.
🤝 FKIP UNIS Komitmen Meningkatkan Kualitas Lulusan
Dekan FKIP UNIS, Dr. Imam Sudarmaji, menyampaikan bahwa kunjungan ke Universitas Negeri Jakarta merupakan bagian dari semangat FKIP UNIS untuk terus belajar, melakukan evaluasi, serta melakukan penyempurnaan terhadap proses pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa.
“Kehadiran kami ke UNJ merupakan bagian dari ikhtiar untuk terus belajar dan memperbaiki kurikulum. Kami ingin memastikan bahwa kurikulum yang dikembangkan benar-benar mampu memberikan pelayanan pendidikan terbaik serta menghasilkan lulusan FKIP UNIS yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.”
DR. IMAM SUDARMAJI · DEKAN FKIP UNIS
Menurutnya, kolaborasi antarkampus menjadi semakin penting dalam pengembangan pendidikan tinggi. Melalui keterlibatan reviewer eksternal, setiap program studi dapat memperoleh perspektif yang lebih luas sekaligus melakukan benchmarking terhadap pengembangan kurikulum di institusi lain.
🎯 OBE Memastikan Kompetensi Lulusan Semakin Terukur
Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan I FKIP UNIS, Dr. Dadang Saepuloh, menegaskan bahwa review kurikulum berbasis OBE menjadi bagian penting dalam memastikan keterkaitan antara profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, proses pembelajaran, hingga kompetensi yang dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan.
“Review ini dilakukan untuk memastikan bahwa kompetensi lulusan FKIP UNIS semakin terukur dan terarah. Tantangan ke depan semakin kompetitif sehingga mahasiswa harus dipersiapkan dengan kompetensi yang benar-benar relevan, baik untuk dunia kerja, kewirausahaan, maupun untuk melanjutkan pengembangan profesional pada tingkat yang lebih tinggi.”
DR. DADANG SAEPULOH · WAKIL DEKAN I FKIP UNIS

Kolaborasi akademik menjadi bagian dari penguatan mutu dan pengembangan kurikulum FKIP UNIS.
Galeri Kolaborasi Akademik
Rumah Calon Pendidik dan Edupreneur
Menguatkan kompetensi, memperluas pengalaman, dan membangun lulusan yang siap menghadapi perubahan dunia pendidikan dan dunia kerja.




