Dari Kampus ke Masyarakat, BEM FKIP UNIS Hadirkan Semangat Kolaborasi di Roemah Tawon
Kebersamaan mahasiswa BEM FKIP UNIS bersama anak-anak Roemah Tawon dalam rangkaian kegiatan literasi dan kreativitas.
TANGERANG, 11 Juli 2026 — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Syekh-Yusuf (BEM FKIP UNIS) melaksanakan rangkaian kegiatan bersama anak-anak di Roemah Tawon, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, yang berlangsung sejak 16 Mei hingga 11 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa FKIP UNIS untuk memperluas ruang keterlibatan mahasiswa di tengah masyarakat. Melalui kegiatan bersama komunitas, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berbagi, berinteraksi, sekaligus belajar memahami lingkungan sosial secara langsung.
Berbeda dari aktivitas kemahasiswaan yang berlangsung di lingkungan kampus, kegiatan di Roemah Tawon memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk berhadapan langsung dengan anak-anak dan komunitas. Berbagai aktivitas dilakukan dalam suasana yang interaktif, kreatif, dan menyenangkan.
Berbagi, berinteraksi, dan belajar bersama masyarakat melalui literasi dan kreativitas.
📚 Menumbuhkan Semangat Literasi
Salah satu hal yang terlihat dalam rangkaian kegiatan BEM FKIP UNIS di Roemah Tawon adalah terciptanya suasana yang dekat dengan aktivitas literasi. Lingkungan Roemah Tawon yang dipenuhi koleksi buku menjadi ruang yang mendukung anak-anak untuk berinteraksi dengan berbagai bahan bacaan.
Kehadiran mahasiswa menjadi kesempatan untuk mendorong anak-anak agar semakin dekat dengan aktivitas membaca dan belajar. Interaksi yang dibangun tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang lebih santai dan menyenangkan.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengalaman untuk memahami bahwa budaya literasi dapat tumbuh melalui lingkungan yang mendukung, interaksi yang positif, dan keterlibatan berbagai pihak.
Anak-anak Roemah Tawon menunjukkan buku dalam salah satu kegiatan bersama mahasiswa BEM FKIP UNIS.
🎨 Belajar melalui Kreativitas
Kegiatan bersama anak-anak juga diisi dengan aktivitas kreatif yang memberikan ruang bagi mereka untuk berekspresi. Aktivitas menggambar dan mewarnai menjadi salah satu bentuk kegiatan yang memungkinkan anak-anak belajar sambil bermain dan mengembangkan imajinasi.
Dalam suasana tersebut, mahasiswa berperan menciptakan lingkungan yang mendorong anak-anak untuk berani mencoba, berekspresi, dan menikmati proses belajar. Aktivitas kreatif menjadi jembatan untuk membangun interaksi yang lebih dekat antara mahasiswa dan anak-anak.
Bagi mahasiswa FKIP, pengalaman tersebut juga menjadi pembelajaran bahwa proses pendidikan dapat dikembangkan melalui berbagai pendekatan kreatif. Pembelajaran tidak selalu harus berlangsung secara formal, tetapi dapat hadir melalui kegiatan sederhana yang memberikan pengalaman bermakna.
Aktivitas menggambar dan mewarnai menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan ekspresi.
Pendidikan dapat tumbuh melalui banyak ruang. Ketika mahasiswa hadir, berbagi, dan belajar bersama masyarakat, proses pendidikan menjadi pengalaman yang hidup bagi semua pihak.
BEM FKIP UNIS
Interaksi mahasiswa BEM FKIP UNIS bersama anak-anak Roemah Tawon pada awal rangkaian kegiatan.
🤝 Belajar Membangun Kepedulian Sosial
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan di Roemah Tawon juga menjadi ruang untuk membangun kepedulian sosial. Mahasiswa berinteraksi dengan anak-anak dari lingkungan yang berbeda dengan kehidupan akademik sehari-hari sehingga memperoleh pengalaman langsung mengenai keberagaman kondisi masyarakat.
Pengalaman tersebut mengajarkan mahasiswa untuk lebih peka terhadap lingkungan, mampu berkomunikasi dengan berbagai karakter, serta memahami bahwa kontribusi sosial dapat dimulai dari kegiatan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Bagi BEM FKIP UNIS, keterlibatan mahasiswa di tengah masyarakat menjadi bagian dari pembentukan karakter mahasiswa yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian dan kemauan untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Mahasiswa BEM FKIP UNIS berinteraksi bersama anak-anak dalam suasana kegiatan di Roemah Tawon.
🌱 Dari Pengalaman Menjadi Pembelajaran
Kegiatan di Roemah Tawon memberikan pengalaman yang tidak hanya dirasakan oleh anak-anak, tetapi juga oleh mahasiswa yang terlibat. Berada di tengah komunitas membuat mahasiswa belajar melihat pendidikan dari sudut pandang yang lebih luas.
Mahasiswa belajar bahwa membangun suasana belajar yang menyenangkan membutuhkan kreativitas, komunikasi, kesabaran, dan kemampuan memahami karakter peserta. Hal-hal tersebut menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa FKIP yang kelak akan berhadapan dengan beragam kondisi peserta didik maupun masyarakat.
Dengan demikian, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran dua arah. Mahasiswa hadir untuk berbagi, tetapi pada saat yang sama juga memperoleh pengalaman dan pelajaran dari anak-anak serta komunitas Roemah Tawon.
Anak-anak mengikuti aktivitas kreatif bersama mahasiswa dalam suasana belajar yang interaktif.
🏡 Roemah Tawon sebagai Ruang Kolaborasi
Roemah Tawon menjadi ruang pertemuan antara mahasiswa dan masyarakat. Lingkungan yang sederhana namun penuh aktivitas tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun interaksi secara lebih dekat dengan komunitas.
Bagi BEM FKIP UNIS, pengalaman ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat dikembangkan melalui berbagai bentuk kegiatan. Tidak selalu harus dalam bentuk program yang besar, tetapi dapat dimulai melalui kehadiran, kepedulian, dan aktivitas yang memberikan manfaat.
Kegiatan yang berlangsung selama periode 16 Mei hingga 11 Juli 2026 menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa dalam membangun pengalaman sosial sekaligus memperluas pemahaman mengenai peran mahasiswa di tengah masyarakat.
Kebersamaan mahasiswa BEM FKIP UNIS bersama anak-anak Roemah Tawon pada akhir rangkaian kegiatan.
Rangkaian kegiatan BEM FKIP UNIS di Roemah Tawon menjadi pengalaman yang mempertemukan mahasiswa dengan masyarakat melalui semangat berbagi, literasi, kreativitas, dan kepedulian sosial.
Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar menjalankan peran dalam organisasi, tetapi juga belajar hadir sebagai bagian dari masyarakat. Semangat kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya FKIP UNIS membentuk mahasiswa yang kompeten, adaptif, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Galeri BEM FKIP UNIS di Roemah Tawon



BEM FKIP UNIS
Wadah eksekutif mahasiswa di tingkat fakultas yang mendorong pengembangan kepemimpinan, kolaborasi, kreativitas, kepedulian sosial, dan kontribusi mahasiswa.
Rumah Calon Pendidik dan Edupreneur
Menguatkan kompetensi, memperluas pengalaman, dan membangun lulusan yang siap menghadapi perubahan dunia pendidikan dan dunia kerja.


