Nur Aina Agustin: Skripsi Tidak Menyeramkan, Kenali Apa yang Diteliti dan Jangan Menunda
TANGERANG, 18 Maret 2024 — Menyelesaikan skripsi tidak harus menjadi pengalaman yang menakutkan. Hal tersebut dibuktikan oleh Nur Aina Agustin, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang yang berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,9. Bagi Aina, kunci menyelesaikan tugas akhir adalah memahami apa yang diteliti, mempersiapkannya dengan baik, dan tidak menunda pekerjaan.
Bagi sebagian mahasiswa, skripsi sering kali dianggap sebagai salah satu tantangan besar dalam perjalanan perkuliahan. Namun, Aina memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, skripsi merupakan bagian yang sudah seharusnya dipersiapkan sejak seseorang memutuskan untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Pengalaman Aina selama menjalani perkuliahan menunjukkan bahwa kesibukan akademik dapat berjalan berdampingan dengan aktivitas lain. Selain menyelesaikan pendidikan, ia juga pernah bekerja sebagai dentist assistant di klinik dan bergabung dalam organisasi Syaamil.
Kenali apa yang diteliti, pahami prosesnya, dan jangan menunda.
🎓 Skripsi Bukan Sesuatu yang Menyeramkan
Aina mengatakan bahwa skripsi bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Menurutnya, tugas akhir merupakan bagian dari proses pendidikan yang sudah menjadi konsekuensi ketika seseorang memilih untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Karena saat kita memutuskan untuk melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi kita pasti tahu bahwa tugas akhir kita adalah skripsi.”
— Nur Aina Agustin
Cara pandang tersebut membantu Aina menjalani proses penyusunan skripsi dengan lebih tenang. Baginya, mahasiswa perlu memahami apa yang sedang dipelajari dan apa tujuan yang ingin dicapai sehingga muncul dorongan untuk menyelesaikan tugas akhir dengan baik.
⏳ Jangan Menunda Penyusunan Skripsi
Salah satu hal yang menurut Aina perlu dihindari mahasiswa adalah kebiasaan menunda. Menurutnya, ketika mahasiswa memilih untuk terus menunda, proses penyusunan skripsi justru dapat terasa semakin berat.
Sebaliknya, mahasiswa perlu mengetahui apa yang hendak diteliti dan memahami arah penelitian sejak awal. Dengan memiliki pemahaman tersebut, proses penyusunan skripsi dapat dilakukan secara lebih terarah.
Bagi Aina, mengetahui tujuan penelitian menjadi salah satu hal yang dapat menjaga semangat mahasiswa untuk menyelesaikan tugas akhirnya.
🔎 Kenali Apa yang Diteliti
Aina membagikan tips sederhana bagi mahasiswa yang sedang mempersiapkan atau mengerjakan skripsi. Menurutnya, mahasiswa harus benar-benar mengenali objek atau topik yang ingin diteliti.
Pemahaman tersebut mencakup apa yang ingin diteliti, apa yang ingin ditemukan, serta bagaimana prosedur penelitian yang akan dilakukan. Dengan memahami hal-hal tersebut sejak awal, mahasiswa akan memiliki arah yang lebih jelas dalam menjalankan penelitian.
💼 Kuliah Sambil Bekerja
Selama menjalani perkuliahan di UNIS Tangerang, Aina juga memiliki pengalaman bekerja sebagai dentist assistant di sebuah klinik. Aktivitas tersebut dijalaninya sejak semester pertama hingga semester keempat.
Setelah menyelesaikan perkuliahan, Aina langsung berangkat bekerja sehingga waktu untuk mengikuti kegiatan organisasi menjadi terbatas. Ia pernah bergabung dengan organisasi Syaamil, meskipun mengaku tidak aktif dalam organisasi tersebut.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Aina selama menempuh pendidikan. Menurutnya, menjalani berbagai aktivitas juga mengajarkan bagaimana membagi waktu dan memahami prioritas.
🤝 Belajar Mengenal Diri dan Orang Lain
Salah satu pengalaman yang berkesan bagi Aina selama berkuliah di UNIS Tangerang adalah kesempatan untuk mengenal karakter teman-temannya sekaligus memahami karakter dirinya sendiri.
Aina sempat menunda kuliah selama dua tahun karena sebelumnya bekerja. Ketika kembali menempuh pendidikan, ia berada di lingkungan perkuliahan bersama teman-teman yang rata-rata lebih muda dua tahun darinya.
Perbedaan usia tersebut membuat Aina merasakan adanya perbedaan pola pikir dan emosi. Namun, pengalaman tersebut justru menjadi bagian dari proses pembelajaran yang memperkaya perjalanan kuliahnya.
📚 Fokus dan Persiapkan Skripsi dengan Baik
Berdasarkan pengalamannya, Aina menyarankan mahasiswa yang akan maupun sedang mengerjakan skripsi untuk mempersiapkan prosesnya dengan baik. Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tetap fokus terhadap tugas akhir dan tidak mudah terdistraksi.
Menurut Aina, proses bimbingan juga memberikan banyak manfaat. Masukan dari dosen pembimbing dapat menjadi sumber ilmu dan pemahaman baru yang membantu mahasiswa memperbaiki serta mengembangkan penelitiannya.
“Ingat prioritas, mainnya dikurangi dulu, Senin sampai Jum’at fokus pada skripsi.”
— Nur Aina Agustin
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi mahasiswa bahwa penyusunan skripsi membutuhkan komitmen dan konsistensi. Dengan menetapkan prioritas, mahasiswa dapat memberikan waktu dan perhatian yang cukup untuk menyelesaikan penelitian.
🏆 Prestasi Akademik dan Pengalaman
Aina tidak hanya menyelesaikan pendidikan dengan baik, tetapi juga mencatat sejumlah pengalaman dan prestasi selama menjadi mahasiswa. Ia meraih IPK 3,9 dan tercatat sebagai peraih IPK tertinggi se-UNIS Tangerang.
Selain prestasi akademik tersebut, Aina juga pernah menjadi pemakalah FKIP Call For Paper dan menjadi moderator The First International Conference on Social, Science, and Technology.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa perjalanan mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, berbagi pengetahuan, serta berpartisipasi dalam kegiatan akademik.
Nur Aina Agustin
2 Agustus 1998
S1 Pendidikan Bahasa Inggris UNIS
Syaamil
IPK 3,9 — Tertinggi se-UNIS Tangerang
Pemakalah FKIP Call For Paper & Moderator Konferensi Internasional
Perjalanan Nur Aina Agustin menunjukkan bahwa menyelesaikan skripsi membutuhkan pemahaman terhadap penelitian, fokus, persiapan, dan kemauan untuk terus bergerak tanpa menunda.
Bagi mahasiswa FKIP UNIS yang sedang mempersiapkan tugas akhir, pengalaman Aina menjadi pengingat bahwa skripsi bukan sesuatu yang harus ditakuti. Dengan mengenali apa yang diteliti, memahami prosesnya, dan menetapkan prioritas, tugas akhir dapat dijalani sebagai bagian dari proses belajar dan pengembangan diri.
FKIP Universitas Islam Syekh-Yusuf
Rumah Calon Pendidik dan Edupreneur — menguatkan kompetensi akademik, pengalaman, dan kesiapan mahasiswa untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan dan masyarakat.