UNIS Gandeng Guru Besar UNTIRTA, Dorong Riset Mahasiswa Jadi Solusi bagi Masyarakat
TANGERANG, 19 Oktober 2026 — Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang mendorong mahasiswa mengembangkan skripsi menjadi publikasi ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kolaborasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), UNIS menghadirkan tiga guru besar Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) dalam kegiatan Visiting Professor, Senin (19/10/2026).
Mengusung tema “Ide Lokal, Dampak Global: Mengantarkan Riset Mahasiswa Menuju Publikasi Bereputasi”, kegiatan berlangsung di lantai 5 Gedung Muhamad Astary, FISIP UNIS. Forum ini menjadi ruang pembelajaran untuk memperkuat kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan hasil penelitian menuju publikasi pada jurnal bereputasi.
Tiga narasumber yang dihadirkan adalah Prof. Dr. Syafrizal, M.Pd., Prof. Dr. John Pahamzah, M.Hum., dan Prof. Dr. Nurhaedah Gailea, M.Hum. Kehadiran mereka merupakan bagian dari implementasi kerja sama UNIS dan UNTIRTA melalui Implementation Arrangement (IA).
Kolaborasi Lintas Fakultas dan Implementasi Kerja Sama
Dekan FKIP UNIS, Dr. Imam Sudarmaji, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama mewujudkan kegiatan tersebut. Ia secara khusus mengapresiasi dukungan FISIP UNIS yang turut berkolaborasi dalam pelaksanaan IA Visiting Professor.
Apresiasi juga disampaikan kepada LKP Star Academy serta para alumni dan mahasiswa program doktor UNTIRTA yang menjadi dosen di UNIS. Kontribusi berbagai pihak tersebut membantu memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi mahasiswa dan dosen.
Dokumentasi penandatanganan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kolaboratif. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menjadi kesepakatan administratif, tetapi juga diwujudkan melalui kegiatan akademik yang memberikan ruang belajar dan pengembangan kompetensi bagi mahasiswa.
Sinergi untuk Pengembangan Akademik
Kolaborasi lintas fakultas dan perguruan tinggi membuka peluang bagi pengembangan kegiatan akademik yang lebih terarah, termasuk pendampingan penelitian dan penguatan publikasi ilmiah.
Skripsi Tidak Berhenti sebagai Dokumen Akademik
Dalam sambutannya, Imam menekankan bahwa skripsi mahasiswa perlu dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas. Hasil penelitian yang telah disusun melalui proses akademik memiliki potensi untuk menjangkau lebih banyak pembaca apabila diolah menjadi artikel ilmiah dan diterbitkan pada jurnal bereputasi.
Ia mengingatkan agar skripsi tidak berhenti sebagai dokumen yang tersimpan atau sekadar menjadi pajangan. Publikasi memberikan kesempatan bagi temuan mahasiswa untuk dibaca, didiskusikan, dan digunakan sebagai rujukan oleh pihak lain.
Skripsi sebagai Awal Kontribusi Ilmiah
Mengolah hasil penelitian menjadi artikel ilmiah agar gagasan dan temuan mahasiswa dapat dibaca, didiskusikan, dan dimanfaatkan lebih luas.
Menghubungkan Riset Kampus dengan Kebutuhan Masyarakat
Pesan tersebut sejalan dengan pandangan Wakil Rektor I UNIS, Dr. Joko Riyanto, M.M., yang menekankan pentingnya publikasi bagi mahasiswa dan akademisi UNIS. Ia menyampaikan bahwa hasil riset perguruan tinggi perlu terhubung dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dunia kerja (DUDIKA), serta pemerintahan.
Dalam sambutannya, Joko mencontohkan Jepang, Cina, dan Australia sebagai negara tempat hasil riset perguruan tinggi dimanfaatkan oleh dunia industri dan pemerintah. Contoh tersebut digunakan untuk menekankan pentingnya hubungan antara penelitian akademik dan kebutuhan di luar perguruan tinggi.
Dengan keterhubungan tersebut, publikasi ilmiah menjadi sarana untuk memperluas pemanfaatan pengetahuan yang dihasilkan kampus. Penelitian mahasiswa berpeluang memberikan masukan bagi pengembangan praktik, pemecahan persoalan, maupun pengambilan keputusan di berbagai sektor.
Riset yang Relevan dan Berdampak
Penelitian perguruan tinggi perlu dikembangkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga untuk menjawab persoalan dan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dunia kerja, serta pemerintahan.
Penguatan Wawasan dan Budaya Publikasi Ilmiah
Kehadiran tiga guru besar UNTIRTA memberikan ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk memperluas wawasan mengenai pengembangan hasil penelitian. Melalui forum Visiting Professor, peserta didorong untuk melihat proses publikasi sebagai bagian dari perjalanan riset, mulai dari pengolahan temuan hingga penyusunan artikel ilmiah yang layak dibaca oleh komunitas akademik.
Penguatan budaya publikasi juga membutuhkan dukungan institusi dan kolaborasi antarakademisi. Dengan jejaring yang terbentuk, mahasiswa diharapkan memperoleh dorongan untuk mengembangkan karya ilmiah secara lebih terarah dan menjadikan penelitian sebagai kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
Ide Lokal, Dampak Global
Melalui kegiatan Visiting Professor ini, kolaborasi UNIS dan UNTIRTA diarahkan untuk mendukung pengembangan riset mahasiswa menuju publikasi bereputasi. Tema “Ide Lokal, Dampak Global” membawa pesan bahwa persoalan di lingkungan sekitar dapat menjadi titik awal penelitian yang relevan bagi pembaca dan komunitas akademik yang lebih luas.
Dengan pengolahan yang tepat, temuan lokal berpeluang memperkaya diskusi ilmiah dan memberikan kontribusi bagi pemecahan masalah di masyarakat. Karena itu, publikasi menjadi salah satu jalan untuk memperluas jangkauan pengetahuan yang dihasilkan oleh mahasiswa dan perguruan tinggi.
Kolaborasi UNIS dan UNTIRTA melalui Visiting Professor memperkuat upaya membangun budaya riset dan publikasi ilmiah. Dari gagasan lokal, mahasiswa didorong menghasilkan pengetahuan yang dapat menjangkau pembaca lebih luas dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Mengantarkan Riset Mahasiswa Menuju Publikasi Bereputasi
Menguatkan kolaborasi akademik, memperluas manfaat penelitian, dan mendorong kontribusi ilmu pengetahuan bagi masyarakat.
Galeri Visiting Professor UNIS












Rumah Calon Pendidik dan Edupreneur
Menguatkan kompetensi, membangun karakter, memperluas pengalaman, dan menyiapkan lulusan yang mampu memberikan kontribusi bagi pendidikan, dunia profesional, kewirausahaan, dan masyarakat.




