Hadirkan Program NALAR, FKIP Ajak Mahasiswa Berpikir Kritis
TANGERANG, 8 Juni 2026 — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) menggelar diskusi Program NALAR (Narasi, Analisis, Literasi, Aspirasi, dan Refleksi) di Lantai 4 Gedung Muhammad Astary, Kampus UNIS Tangerang. Program ini dihadirkan sebagai ruang diskusi yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan cara berpikir kritis, terbuka, dan solutif.
🧠 Berpikir Kritis, Berdiskusi, dan Berkarya untuk Perubahan
Perguruan tinggi tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga menjadi tempat untuk membangun kemampuan berpikir, berdiskusi, menyampaikan gagasan, dan merespons berbagai persoalan secara kritis serta bertanggung jawab.
Semangat tersebut menjadi salah satu landasan FKIP UNIS dalam menghadirkan Program NALAR. Program ini menjadi ruang intelektual bagi mahasiswa untuk bertukar pandangan, mengembangkan gagasan, memperkuat budaya literasi, serta membangun keberanian dalam menyampaikan aspirasi secara konstruktif.
NALAR membawa semangat “Berpikir Kritis, Berdiskusi, dan Berkarya untuk Perubahan” sebagai upaya membangun budaya akademik mahasiswa yang aktif, reflektif, terbuka, dan berorientasi pada solusi.
📚 Mengenal Program NALAR
Nama NALAR merepresentasikan lima unsur yang menjadi semangat utama program, yaitu Narasi, Analisis, Literasi, Aspirasi, dan Refleksi. Kelima unsur tersebut menjadi bagian dari proses mahasiswa dalam memahami persoalan, mengembangkan pemikiran, serta menyampaikan gagasan secara sistematis dan bertanggung jawab.
🔹 Narasi — membangun kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan ide, pengalaman, dan pemikiran secara runtut dan bermakna.
🔹 Analisis — melatih mahasiswa memahami berbagai persoalan dari beragam perspektif berdasarkan argumentasi yang logis.
🔹 Literasi — memperkuat budaya membaca, menulis, mencari informasi, dan mengolah pengetahuan secara kritis.
🔹 Aspirasi — menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan, ide, dan masukan secara terbuka serta bertanggung jawab.
🔹 Refleksi — mendorong mahasiswa mengevaluasi gagasan, pengalaman, dan proses pembelajaran sebagai dasar untuk terus berkembang.

Suasana Program NALAR FKIP UNIS sebagai ruang diskusi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, literasi, aspirasi, dan refleksi.
💬 Ruang Diskusi yang Terbuka dan Konstruktif
Melalui Program NALAR, mahasiswa didorong untuk tidak sekadar menerima informasi, tetapi juga mampu mempertanyakan, menganalisis, mendiskusikan, serta mengembangkan gagasan berdasarkan sudut pandang yang beragam.
Ruang diskusi yang dibangun melalui program ini diharapkan dapat membiasakan mahasiswa untuk menghargai perbedaan pendapat, menyampaikan argumentasi secara akademis, serta melihat suatu persoalan secara lebih luas sebelum menarik kesimpulan.
Budaya diskusi menjadi bagian penting dalam pembentukan mahasiswa FKIP UNIS yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mempunyai kemampuan komunikasi, kolaborasi, literasi, dan pemecahan masalah.
🎓 Menguatkan Budaya Akademik Mahasiswa
Kehadiran Program NALAR juga menjadi bagian dari upaya FKIP UNIS dalam memperkuat budaya akademik di lingkungan fakultas. Mahasiswa diberikan ruang untuk tumbuh sebagai pembelajar aktif melalui proses membaca, berdiskusi, menyampaikan pendapat, mendengarkan perspektif lain, serta merefleksikan berbagai gagasan yang berkembang.
🔹 Menumbuhkan keberanian dalam menyampaikan gagasan dan argumentasi.
🔹 Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis.
🔹 Memperkuat budaya membaca, menulis, dan berdiskusi.
🔹 Membiasakan mahasiswa menghargai perspektif dan pendapat yang berbeda.
🔹 Mendorong lahirnya gagasan yang kreatif dan solutif.
🔹 Membangun kebiasaan reflektif dalam proses pembelajaran dan pengembangan diri.
“NALAR bukan sekadar ruang untuk berbicara, tetapi menjadi ruang untuk belajar mendengar, memahami, menganalisis, dan mengembangkan gagasan yang dapat membawa perubahan.”
✍️ Dari Diskusi Menuju Karya
Semangat NALAR tidak berhenti pada proses diskusi. Gagasan yang lahir dari ruang diskusi diharapkan dapat berkembang menjadi pemikiran, tulisan, maupun berbagai bentuk karya positif yang memberikan manfaat bagi lingkungan akademik dan masyarakat.
Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya dilatih untuk memiliki keberanian mengemukakan pendapat, tetapi juga diarahkan agar mampu mengolah pemikiran menjadi sesuatu yang bernilai, relevan, dan dapat memberikan kontribusi terhadap perubahan.
🚀 Membangun Generasi Kritis dan Solutif
Melalui Program NALAR, FKIP UNIS berharap dapat terus membangun ekosistem akademik yang memberikan ruang bagi tumbuhnya rasa ingin tahu, keberanian berpikir, keterbukaan terhadap perbedaan, serta kemampuan mahasiswa dalam menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan.
Program ini diharapkan menjadi bagian dari proses pembentukan mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki daya kritis, kemampuan komunikasi, kepedulian, serta kesiapan untuk memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
📌 Komitmen FKIP UNIS
FKIP Universitas Islam Syekh-Yusuf berkomitmen menghadirkan lingkungan akademik yang mendorong mahasiswa untuk terus belajar, berpikir kritis, berdiskusi secara terbuka, serta menghasilkan gagasan dan karya yang memberikan manfaat bagi pendidikan dan masyarakat.